Main Article Content

Abstract

Toksik uremia dan hemodialisis sebagai penatalaksanaan Penyakit Ginjal Kronis (PGK)
dapat menimbulkan pruritus. Pruritus mengakibatkan luka pada kulit, infeksi dan
mengganggu kenyamanan pasien sehingga dibutuhkan terapi topikal tambahan oleh
pasien. Minyak zaitun merupakan salah satu jenis emolien topikal yang alami, tidak
ada efek samping dan mudah didapat tanpa resep dokter. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh pemberian emolien minyak zaitun terhadap skala pruritus pada
pasien yang menjalani hemodialisis. Jenis penelitian menggunakan preeksperimen dengan
pendekatan one group pre-post-test design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 23
pasien yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu
Numerical Rating Scale (NRS) pruritus dan prosedur pemberian minyak zaitun. Analisis
data menggunakan uji t-test sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan 30,4% (7
orang) mengalami pruritus dengan skala 7 sebelum diberikan emolien minyak zaitun dan
didapatkan 34,8% (8 orang) mengalami pruritus dengan skala 3 setelah diberikan emolien
minyak zaitun. Hasil analisis t-test didapat p-value = 0,000 sehingga disimpulkan ada
pengaruh pemberian emolien minyak zaitun terhadap skala pruritus pada pasien yang
menjalani hemodialisis. Penurunan skor pruritus setelah diberikan minyak zaitun karena
minyak zaitun mengisi ruang keratin kulit sehingga melembabkan, mencegah kulit gatal,
mengobati luka dan infeksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan terapi tambahan berupa
penggunaan minyak zaitun untuk mengatasi pruritus pada pasien PGK.

Keywords

hemodialisis, minyak zaitun, pruritus

Article Details

How to Cite
Muliani, R., Lestari, S. A., & HHK, N. I. (2021). PEMBERIAN EMOLIEN MINYAK ZAITUN DALAM MENURUNKAN SKALA PRURITUS PADA PASIEN HEMODIALISIS. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 8(1), 39-47. https://doi.org/10.33867/jka.v8i1.240