Main Article Content

Abstract

Indonesia, peringkat ketiga tertinggi dalam prevalensi di Asia, perlu lebih fokus pada perkembangan balita karena jumlahnya yang besar. Data Kemenkes 2019 mencatat bahwa 18,9% balita di Indonesia di bawah lima tahun mengalami gangguan tumbuh kembang. Di Jawa Barat, hampir 30% anak mengalami keterlambatan perkembangan. Data terbaru 2020 dari Kabupaten Bandung Barat menunjukkan penurunan 70% dalam stimulasi pertumbuhan anak balita akibat pandemi, karena posyandu di beberapa daerah dihentikan atau dibatasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis Hubungan Pola Asuh dengan Perkembangan Balita usia 4-5 tahun di RA-Adzikro Kabupaten Bandung Barat. Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional, uji statistik yang digunakan adalah korelasi Rank-Spearman. Penelitian dilakukan di RA-Adzikro Kabupaten Bandung Barat, dimulai dari awal April hingga Juni 2023. Hasilnya menunjukkan p-value 0.001 < 0.05, mengindikasikan penolakan H0 dan penerimaan Ha, menyimpulkan adanya Hubungan Antara Pengetahuan Pola Asuh dan Perkembangan Balita Usia 4-5 Tahun. Disarankan untuk memahami dan mempersiapkan pola asuh yang baik bagi balita, serta memantau perkembangannya dan memberikan akses belajar yang lebih luas

Keywords

Perkembangan Balita, Pola Asuh, Stimulasi Pertumbuhan

Article Details

How to Cite
Nurlatifah, N., Nurmawati , R., & Ridlayanti , A. (2023). Hubungan Pengetahuan Tentang Pola Asuh Dengan Status Perkembangan Balita Usia 4-5 Tahun. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 8(2), 97-105. https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.439