Main Article Content

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan utama yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan. Stunting termasuk pada kondisi gagal tumbuh pada anak balita akan kurangnya gizi yang bersifat kronis sehingga tinggi badan kurang berdasarkan usianya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting pada balita. Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian crosssectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh ibu dengan balita yang berjumlah sebanyak 60 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,009), riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,004), pengetahuan dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,012) dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,001). Namun tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian stunting pada balita (P = 0,347). Kesimpulan terdapat hubungan pendidikan ibu, riwayat ASI eksklusif, pengetahuan dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stuting pada balita. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipertimbangkan untuk menyesuaikan strategi di masa akan datang untuk mengurangi balita stunting.

Keywords

ASI eksklusif balita pengetahuan penyakit infeksi stunting

Article Details

How to Cite
Ristiani, R., & Riza, N. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 8(2), 63-72. https://doi.org/10.33867/jaia.v8i2.405