Main Article Content

Abstract

Anak yang sakit menjalani perawatan di rumah sakit  membutuhkan kasih sayang dan perhatian yang lebih dari orang tuanya karena di rumah sakit anak harus menghadapi lingkungan asing, pemberi asuhan yang tidak dikenal, menjalani prosedur yang menimbulkan nyeri, kehilangan kemandirian dan berbagai hal yang tidak diketahui. Keadaan ini dapat memungkinkan timbulnya respon emosional pada orang tua. Orang tua mengalami cemas menghadapi anaknya yang sakit tersebut. Salah satu upaya untuk menurunkan kecemasan orang tua adalah memperhatikan tingkat pengetahuan orang tua dengan memberikan informasi yang benar tentang prosedur pamasangan infus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran hubungan tingkat pengetahuan tentang manfaat dan prosedur pemasangan infus dengan kecemasan orang tua terhadap anaknya yang dilakukan tindakan pemasangan infus. Penelitian ini dilakukan di RSU dr. Slamet Garut dengan jumlah responden 30 orang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan instrumen berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa  tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang manfaat dan prosedur pemasangan infus dengan kecemasan orang tua terhadap anaknya yang dilakukan tindakan pemasangan infus. Nilai p value yang diperoleh (p value:0,882 ; α=0.05). Penelitian ini merekomendasikan dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan desain penelitian dan analisa penelitian yang lain, misalnya deskriptif korelasi dengan analisa multivariat untuk mencari hubungan masing-masing varibel dari faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan terhadap orang tua.

Keywords

Anak, Infus, Kecemasan, Pengetahuan, Prosedur

Article Details

How to Cite
Eriyani, T. (2018). HUBUNGAN PENGETAHUAN PROSEDUR PEMASANGAN INFUS DENGAN KECEMASAN ORANG TUA TERHADAP ANAKNYA: Pemasangan infus. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 3(1), 29-35. Retrieved from http://journal.unisa-bandung.ac.id/index.php/jaia/article/view/58