Main Article Content

Abstract

Sebagai kader Muhammadiyah yang bersama-sama berjuang untuk mewujudkan Islam yang berkemajuan dan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, maka pembinaan harus dilakukan terus menerus supaya khittah perjuangan selalu melekat. Kader yang berkemajuan tidak hanya berdampak pada keshalehan individunya tetapi tidak kalah penting adalah keshalehan sosial masyarakat sekitarnya.


Tujuan umum penelitian ini adalah sebagai kiprah di Amal Usaha Kesehatan Muhammadiyah mengingat potensi yang dimiliki RS untuk pemberdayaan umat di masa depan agar mampu bersaing secara pribadi menjadi tenaga kesehatan yang unggul dan secara keseluruhan mampu memberikan kontribusi positif bagi rumah sakit Muhammadiyah agar bisa bersaing dengan rumah sakit lainnya.


Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, penelitian ini ingin mengukur hubungan tingkat pemahaman tenaga kesehatan (perawat dan bidan) tentang pelayanan Islami dengan kepuasan pasien. Populasi adalah perawat dan bidan yang ada di ruang perawatan beserta pasien rawat inap, sedangkan sampelnya adalah sebagian perawat dan bidan dari ruangan rawat inap serta pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi. Metode pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuesioner yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas. Kuesioner terdiri dari dua (2) macam yaitu kuesioner untuk tenaga kesehatan yang mengandung pernyataan terkait pemahaman perawat dan bidan tentang pelayanan Islami, yang kedua kuesioner untuk pasien yang mengandung pernyataan tentang kepuasan pasien. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi untuk melihat karakteristik pasien dan uji korelasi untuk melihat hubungan antara tingkat pemahaman tenaga kesehatan tentang pelayanan islami dengan kepuasan pasien.


Hasil penelitian dari sampel 50 tenaga kesehatan dan 50 pasien rawat inap yang telah memenuhi kriteria inklusi menunjukan adanya hubungan antara tingkat pemahaman tenaga kesehatan tentang pelayanan islami dengan kepuasan pasien, nilai p-value =0,004; p < 0,05. Kekuatan hubungan adalah 0,405 yang menunjukan kekuatan cukup dan arah hubungan positif.


Kesimpulan : Pentingnya tingkat pemahaman pelayanan Islami dalam memberikan tindakan pada klien berkorelasi positif dengan tingkat kepuasan pasien.

Keywords

Pelayanan Islami, Tenaga Kesehatan, Tingkat Kepuasan Pasien

Article Details

How to Cite
ridlayanti, A. (2018). Hubungan Tingkat Pemahaman Tenaga Kesehatan Tentang Pelayanan Islami Dengan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 3(1), 1-9. Retrieved from http://journal.unisa-bandung.ac.id/index.php/jaia/article/view/48