Main Article Content

Abstract

Cakupan bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif di Kabupaten Bandung tahun 2018
sebesar 50,39%. Keberhasilan ibu dalam pemberian ASI Eksklusif dapat dipengaruhi
oleh dukungan dari keluarga, terutama Ayah yang berperan sebagai ayah ASI. Ayah
ASI merupakan keterlibatan seorang Ayah dalam memberikan dukungan, baik secara
moril maupun material kepada istrinya dalam proses menyusui. Penelitian ini bertujuan
mengetahui hubungan peran Ayah ASI dengan pemberian ASI eksklusif di Praktik Mandiri
Bidan (PMB) Kabupaten Bandung. Rancangan penelitian menggunakan survei analitik
dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 67 responden yaitu
ibu yang mempunyai bayi 6-12 bulan yang berkunjungan ke PMB Kabupaten Bandung.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas yang
disebarkan dengan Google form melalui aplikasi WhatsApp. Data penelitian dianalisis
secara univariat dan bivariat dengan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan
sebanyak 47,8% responden menyatakan bahwa peran ayah ASI baik, dimana 67,2%
ibu memberikan ASI secara eksklusif kepada anaknya. Peran ayah ASI mempunyai
hubungan positif yang rendah dengan pemberian ASI eksklusif (p 0,019; r 0,287). Dapat
disimpulkan peran ayah ASI berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif, namun
dengan korelasi rendah dikarenakan terdapat faktor lain selain peran ayah ASI yang
mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Disarankan agar ayah dapat meningkatkan
pengetahuan dan perannya sebagai ayah ASI dengan cara mencari informasi terkait peran
ayah ASI melalui berbagai media. Selain itu, tenaga kesehatan agar tetap melakukan
pemberian informasi terkait pentingnya ASI eksklusif pada ibu dan ayah saat melakukan
ANC dan khususnya kepada keluarga, karena keluarga dapat menjadi faktor yang dapat
mempengaruhi perilaku pemberian ASI secara eksklusif.

Keywords

ASI Eksklusif, Ayah ASI, Peran

Article Details

How to Cite
Tresnaasih, A., Reni, & Najla, S. (2021). HUBUNGAN PERAN AYAH ASI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 6(2), 57-64. https://doi.org/10.33867/jaia.v6i2.263