Main Article Content

Abstract

Peredaran tayangan yang mengandung materi pornografi membuat semua pihak waspada karena berdasarkan penelitian yang dirilis pada pertengahan Juni 2015 oleh KPAI ditemukan sekitar 97% siswa SMP maupun SMA pernah menonton video porno. Dampak negatif media sosial yaitu dapat mengganggu privasi, membuat ketagihan sehingga dapat mengganggu waktu untuk belajar dan dapat mempengaruhi para remaja untuk melakukan perilaku seks.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemanfaatan media sosial dengan perilaku seksual remaja menengah di SMA P2 Kota Bandung tahun 2018. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Analisa data berupa analisis bivariat. Populasi pada penelitian ini adalah remaja di SMA P2 Kota Bandung sebanyak 488 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah quota sampling, jumlah sampel yang dijadikan responden yaitu sebanyak 90 orang.Hasil penelitian diketahui bahwapemanfaatan media sosial pada remaja menengah di SMA P2 Kota Bandung sebagian besar berisiko sebanyak 73 orang (81,1%), perilaku seksual remaja menengah di SMA P2 Kota Bandung sebagian besar berisiko sebanyak 69 orang (76,7%) terdapat hubungan antara pemanfaatan media sosial dengan perilaku seksual  dengan nilai p-value (0,000) lebih kecil dari nilai α (0,05).Simpulan didapatkan bahwa terdapat terdapat hubungan antara pemanfaatan media sosial dengan perilaku seksual. Saran untuk pihak sekolah bisa melakukan penyuluhan perilaku seksual hubungannya penggunaan media sosial.


 

Keywords

Media Sosial;Perilaku Seksual; Remaja

Article Details

How to Cite
mulyati, iceu. (2020). HUBUNGAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA MENENGAH DI SEKOLAH MENEGAH ATAS PASUNDAN 2 KOTA BANDUNG TAHUN 2018. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 4(2), 19-25. https://doi.org/10.33867/jaia.v4i2.126